Minggu, 22 April 2018

Mcdonald's

McDonald's Corporation NYSE: MCD (di Indonesia terkenal dengan sebutan McD, dibaca Mekdi) adalah waralaba rumah makan siap saji terbesar di dunia. Hidangan utama di restoran-restoran McDonald's adalah hamburger, namun mereka juga menyajikan minuman ringan, kentang goreng dan hidangan-hidangan lokal yang disesuaikan dengan tempat restoran itu berada. Lambang McDonald's adalah dua busur berwarna kuning yang biasanya dipajang di luar rumah-rumah makan mereka dan dapat segera dikenali oleh masyarakat luas. McDonald's Jenis Publik Simbol saham NYSE: MCD Dow Jones Industrial Average Component Industri/jasa Restoran Didirikan 15 Mei 1940 in San Bernardino, California; McDonald's Corporation, April 15, 1955 in Des Plaines, Illinois Pendiri Dick dan Mac McDonald Konsep restoran McDonald's; Ray Kroc, Pemilik perusahaan McDonald's. Kantor pusat Oak Brook, Illinois, AS Jumlah lokasi 32,000+ Internasional[1] Daerah layanan Internasional Tokoh penting James A. Skinner (Chairman & CEO) Produk Makanan cepat saji (hamburgers • chicken • french fries • soft drinks • coffee • milkshakes • salads • desserts • breakfast) Pendapatan ▲ US$ 24.075 billion (2010)[2] Laba usaha ▲ US$ 7.473 billion (2010)[2] Laba bersih ▲ US$ 4.949 billion (2010)[2] Jumlah aset ▲ US$ 31.975 billion (2010)[2] Jumlah ekuitas ▲ US$ 14.634 billion (2010)[2] Karyawan 400,000 (Januari 2010)[2] Situs web McDonalds.com Kotak ini: lihat bicara sunting Restoran McDonald's pertama didirikan pada tahun 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald, namun kemudian dibelinya oleh Ray Kroc dan diperluas ke seluruh dunia. Sampai pada tahun 2004, McDonald's memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang dan pengunjung per hari dan rumah makan 1.700 orang. Restoran McDonald's pertama di Indonesia terletak di Sarinah, Jakarta dan dibuka pada 23 Februari 1991. Berbeda dari kebanyakan restoran McDonald's di luar negeri, McDonald's juga menjual ayam goreng dan nasi di restoran-restorannya di Indonesia. Pada 1 Oktober 2009 McDonald's berubah menjadi Tony Jack's Indonesia tetapi tidak seluruh gerai McDonald's. Terdapat 13 gerai McDonald’s milik Bambang Rachmadi yang berubah antara lain berlokasi di Sarinah (Thamrin), Melawai Plaza, Blok M Plaza, Arion, Kelapa Gading, Sunter, Bandung Indah Plaza, Plaza Surabaya, Bandara Soekarno-Hatta, ITC Mangga Dua, Citra Land, Gajah Mada Plaza, dan Kebon Jeruk. Sayang, keberadaan Tony Jack's Indonesia tidak berlangsung lama. Beberapa bulan kemudian, Tony Jack's Indonesia bangkrut dan diambil alih kembali oleh McDonald's.[butuh rujukan] McDonald's menawarkan menu yang berbeda-beda di berbagai negara. Di Norwegia terdapat McLaks, yaitu sandwich salmon, di India terdapat Maharaja Macs dengan daging kambing dan McAloo Tikki burger untuk umat Hindu vegetarian.[butuh rujukan] Sejarah Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah McDonald's Bisnis perusahaan ini dimulai pada tahun 1940 dengan dibukanya sebuah restoran oleh Dick dan Mac McDonald, di San Bernardino, California. Mereka memperkenalkan "Speedee Service System" pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji modern. Maskot awal McDonald's yang bernama Speede, adalah seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang menggunakan topi koki. Speede kemudian digantikan oleh Ronald McDonald pada tahun 1963. McDonald's saat ini tidak menjadikan tahun 1940 sebagai tahun kelahiran restoran McDonald's. Mereka memilih 15 April 1955, ketika Ray Kroc membeli lisensi waralaba McDonald's dari Dick dan Mac di Des Plaines, Illinois, sebagai hari kelahirannya.[3] Kroc kemudian membeli saham dari McDonald's bersaudara dan memimpin perusahaan ini melakukan ekspansi ke seluruh dunia. Saham McDonald's mulai dijual kepada publik tahun 1965.[4]. Sifat agresif yang dimiliki Kroc bertentangan dengan keinginan McDonald bersaudara. Kroc dan McDonald bersaudara bertikai untuk mengontrol bisnis ini, namun akhirnya McDonald bersaudaralah yang pergi mening